Julio Cesar Chavez Jr. akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menghadapi tahun 2025 yang penuh gejolak. Sabtu lalu, Chavez Jr. mengalahkan petinju Argentina Angel Julian Sacco dengan KO di ronde keempat dalam pertandingan yang berlangsung di Arena Coliseo, San Luis Potosi, Meksiko. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Chavez Jr. sejak mengalahkan mantan petarung MMA, Uriah Hall, pada 2024.

Kemenangan tersebut menjadi momen penting bagi mantan juara kelas menengah WBC itu. Kekalahan memalukan dari Jake Paul pada Juni 2025 sempat membuat kariernya meredup, diikuti dengan masalah hukum yang serius di Amerika Serikat. Setelah pertarungan melawan Paul, Chavez Jr. ditangkap oleh Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) karena melanggar masa berlaku visa dan pernyataan palsu dalam permohonan kartu hijau.
Selain itu, Chavez Jr. juga dicari di Meksiko karena dugaan keterlibatan dengan kartel narkoba. Meski begitu, ia berhasil membalikkan keadaan dengan tetap fokus pada tinju. Lalu ia juga menunjukkan mental juara yang diwarisi dari ayahnya, legenda tinju Meksiko Julio Cesar Chavez.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Masalah Hukum dan Deportasi
Setelah ditangkap di Los Angeles beberapa hari pasca kekalahannya dari Paul, Chavez Jr. diproses untuk dideportasi ke Meksiko. Surat perintah penangkapan yang aktif sejak 2023 terkait dugaan keterlibatannya dengan Kartel Sinaloa menjadi dasar deportasi tersebut.
Ia sempat ditahan di Hermosillo, Sonora, sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu persidangan di luar tahanan polisi. Proses hukum ini membuat banyak pihak mempertanyakan masa depan karier Chavez Jr., namun ia memilih untuk tidak menyerah dan kembali ke ring tinju.
Keputusan ini menunjukkan tekad Chavez Jr. untuk tetap eksis di dunia tinju meski menghadapi tekanan hukum dan publik yang besar. Kemenangan atas Sacco menjadi bukti bahwa fokus dan disiplin masih menjadi kekuatannya.
Baca Juga: McGregor: UFC Tolak Pertandingan Tinju Logan Paul
Kemenangan di Ring Tinju

Pertarungan melawan Sacco menjadi kesempatan bagi Chavez Jr. untuk membuktikan kemampuannya setelah hampir satu setengah tahun tanpa kemenangan. Ia tampil agresif sejak ronde pertama, menekan lawan dengan pukulan presisi hingga meraih KO di ronde keempat.
Kemenangan ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali reputasinya sebagai petinju profesional yang tangguh. Chavez Jr. berharap performa ini bisa membantunya mendapatkan kesempatan menghadapi lawan-lawan besar di masa depan.
Selain aspek teknik, kemenangan ini juga membantunya memulihkan kepercayaan diri setelah serangkaian masalah pribadi dan hukum yang membayangi kariernya.
Masa Depan dan Ambisi Chavez Jr.
Kini, fokus Chavez Jr. adalah mempertahankan momentum kemenangan dan membuktikan bahwa ia masih relevan di dunia tinju internasional. Dengan catatan 55 kemenangan, 7 kekalahan, dan 1 seri, serta 35 KO, ia memiliki pengalaman yang cukup untuk kembali ke jalur juara.
Chavez Jr. juga menegaskan bahwa meski ada masalah hukum yang menunggu penyelesaian, ia akan terus berlatih dan bertanding. “Saya ingin menunjukkan bahwa saya masih bisa bersaing di level tinggi dan memberikan pertunjukan yang layak bagi para penggemar,” ujarnya.
Bagi penggemar tinju Meksiko dan dunia, kembalinya Chavez Jr. ke jalur kemenangan menjadi sinyal bahwa legenda tinju ini belum habis dan masih memiliki ambisi besar untuk menorehkan sejarah di ring. Simak terus pembahasan terbaru seputar olahraga menarik lainnya hanya di sportscard-checklists.net.
