Alex Marquez menatap musim MotoGP 2026 dengan antusiasme tinggi setelah menorehkan prestasi gemilang di musim lalu. Pembalap Gresini Racing berhasil finis kedua di klasemen pembalap, hanya tertinggal dari saudaranya, Marc Marquez.

Musim lalu, Alex menunjukkan performa luar biasa dengan kemenangan di tiga balapan, yakni GP Spanyol (Jerez), Catalunya, dan Valencia. Keberhasilan ini membuatnya unggul atas Francesco Bagnaia, pembalap tim resmi Ducati, sehingga posisi Alex semakin dihargai oleh pabrikan Italia tersebut.
Persiapan musim dingin menjadi momen penting bagi Alex untuk memperkuat fisik dan mental. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi 22 akhir pekan balapan, termasuk tantangan fisik dan psikologis yang menanti sepanjang musim.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Evaluasi dan Perbaikan
Meski musim lalu cemerlang, Alex mengakui paruh kedua tahun lalu lebih sulit. Cedera yang dialami membuatnya harus lebih fokus pada kebugaran dan perbaikan performa. Ia bersama tim melakukan analisis mendalam untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari musim sebelumnya.
“Kami fokus pada kesalahan yang dibuat dan hal-hal yang harus diperbaiki. Kita tahu apa yang sudah dilakukan dengan baik, tapi hal-hal yang belum maksimal perlu perhatian lebih,” jelasnya. Strategi ini bertujuan agar Alex bisa tampil lebih konsisten dan memaksimalkan potensi motor resmi Ducati GP26 yang akan digunakannya musim ini.
Evaluasi juga mencakup koordinasi dengan tim pabrikan dan teknisi Ducati. Langkah ini membantu Alex memahami set-up motor, strategi balap, serta adaptasi dengan perubahan teknis yang diterapkan untuk musim baru.
Baca Juga: Liam Rosenior Puji Semangat Chelsea Setelah Kemenangan Dramatis atas West Ham
Mentalitas Tetap Kunci

Tekanan menjadi bagian alami bagi pembalap yang sukses, namun Alex menekankan pentingnya menjaga mentalitas tetap sama. Ia percaya metode yang telah memberinya hasil musim lalu tidak perlu diubah, karena mentalitas yang konsisten menjadi kunci daya saingnya.
“Setelah finis kedua di Kejuaraan Dunia 2025, wajar jika kami disebut-sebut sebelum musim dimulai. Tapi kami tidak boleh mengubah mentalitas. Konsentrasi tetap tinggi dan cara berpikir harus sama,” ungkap Alex. Pendekatan ini membantu pembalap Spanyol itu menghadapi tekanan dengan tenang dan fokus pada performa di lintasan.
Mentalitas konsisten juga memudahkan Alex untuk membangun ritme balapan dan menjaga stabilitas emosional sepanjang musim, terutama saat menghadapi rival kuat dan kondisi balapan yang menantang.
Target dan Harapan Musim 2026
Alex menegaskan tujuan utamanya musim ini adalah mengonfirmasi performa musim lalu. Dengan motor resmi Ducati GP26, ia berharap bisa bersaing untuk kemenangan di setiap balapan dan memaksimalkan potensi tim Gresini.
“Kami memiliki semua bahan untuk mengeluarkan potensi penuh motor dan tim. Pendekatan bertahap ini yang kami butuhkan untuk bersaing di level tertinggi,” pungkasnya. Fokus Alex tidak hanya pada kemenangan, tapi juga pada konsistensi sepanjang musim.
Musim 2026 menjadi momen penting bagi Gresini Racing dan Alex Marquez untuk memperkuat posisi mereka di MotoGP. Dengan persiapan matang, evaluasi menyeluruh, dan mentalitas yang tepat, Alex siap menghadapi tantangan dan mempertahankan reputasinya sebagai pembalap papan atas. Simak dan ikuti terus informasi Sport Global terbaru secara lengkap hanya di sportscard-checklists.net.
