Burnley kembali menelan kekalahan pahit setelah terpuruk 2-3 dari Fulham di Turf Moor. Hasil ini memperpanjang rentetan kekalahan mereka menjadi tujuh laga beruntun di Premier League.

Meski bermain cukup berani dan menciptakan sejumlah peluang, Burnley gagal memanfaatkannya dengan maksimal. Bernd Leno tampil gemilang di bawah mistar Fulham dengan beberapa penyelamatan krusial.
Sebaliknya, Fulham tampil lebih klinis. Setiap kesalahan kecil Burnley mampu dihukum dengan efektif, membuat tuan rumah kembali kehilangan poin penting dalam perjuangan menjauh dari degradasi.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Lini Belakang yang Kehilangan Ketangguhan
Pertahanan Burnley, yang menjadi kekuatan utama saat menjuarai Championship musim lalu, kini terlihat rapuh. Kesalahan demi kesalahan kembali terjadi di laga ini.
Gol pembuka Emile Smith Rowe lahir dari kelengahan lini belakang Burnley. Setelah Lesley Ugochukwu sempat menyamakan kedudukan, Calvin Bassey membawa Fulham kembali unggul.
Harry Wilson kemudian memastikan kemenangan Fulham sebelum satu jam pertandingan berjalan. Gol hiburan Oliver Sonne di akhir laga tak cukup mengubah nasib Burnley.
Baca Juga: Liverpool Krisis Kepercayaan Diri: Pertahanan Rapor Merah di Bawah Arne Slot
Reaksi Emosional Scott Parker

Cemoohan dari tribun tuan rumah usai peluit akhir membuat Scott Parker sangat terpukul. Ia mengaku hatinya hancur mendengar reaksi para pendukung Burnley sendiri.
Parker mengingat kembali momen empat bulan lalu saat ia dan para penggemar merayakan kesuksesan promosi. Menurutnya, perubahan suasana terjadi begitu cepat di dunia sepak bola.
Meski demikian, Parker menegaskan bahwa komitmen dan kerja keras tim tidak pernah berubah. Ia memahami frustrasi fans, tetapi meminta pengakuan atas usaha para pemain.
Perspektif Parker dan Kebangkitan Fulham
Parker mengakui ia pernah berada di situasi serupa bersama klub lain, namun musim ini terasa lebih frustrasi. Burnley dinilainya cukup kompetitif, tetapi kurang fokus dan pengalaman.
Dari sisi Fulham, kemenangan ini sangat bersejarah. Ini menjadi kemenangan tandang kedua mereka musim ini dan yang pertama di Turf Moor dalam 74 tahun.
Pelatih Fulham, Marco Silva, memuji performa timnya, terutama Harry Wilson yang sedang berada di performa terbaik. Ia optimistis musim ini bisa menjadi yang terbaik bagi sang pemain. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di sportscard-checklists.net.
